Selasa, 17 Juli 2012

MANDI MALAM BUKAN PENYEBAB REMATIK


MANDI MALAM BUKAN PENYEBAB REMATIK

“Jangan sering mandi malam nanti kena penyakit rematik”! itulah kalimat yang sering dianjurkan orang tua atau nenek kita bila mandi setelah matahari terbenam sepulang kita kerja atau beraktifitas lainnya. Apakah benar demikian?

Mitos ini tidak sepenuhnya benar, air dingin hanya sebagai pencetus saja, bukan merupakan penyebab, kemungkinan bakat rematik sudah pasti ada pada orang tersebut sebelumnya. Perubahan suhu badan yang tidak stabil karena pengaruh udara atau air dingin memang akan mempercepat kambuhnya rematik atau encok. Sebab itu, setelah terkena gej ala rematik usahakan menjaga suhu tubuh kita agar tetap stabil. Bisa dengan mandi air hangat, mengenakan baju hangat di tempat dingin, atau menggosok badan dengan minyak gosok agar terasa lebih hangat.

Istilah rematik atau encok sering digunakan oleh masyarakat sebagai ungkapan rasa sakit atau nyeri yang adakalanya disertai kaku pada sendi, tulang, dan otot. Tapi begitu terasa ngilu di salah satu bagian tubuh, banyak orang langsung latah mengira dirinya terkena rematik. Padahal sebenarnya rematik merupakan sekelompok penyakit yang mengenai tulang, sendi, atau otot maupun jaringan lain disekitar sendi.

Tanda-tandanya

Rasa ngilu atau nyeri pada sendi memang banyak penyebabnya. Bisa akibat mengangkat benda berat, jatuh, terkilir, terserang flu, atau sehabis operasi. Lantas pegal linu seperti apakah yang dikatakan sebagai tanda-tanda rematik?
Rasa nyeri yang timbulnya mendadak seringkali penyebabnya adalah proses rematik atau proses gangguan asam urat, apalagi kalau nyeri tersebut bertambah berat jika berada di iklim dingin, ini yang dikatakan tanda-tanda rematik.. Nyeri rematik biasanya akan mereda kalau anggota badan yang terasa sakit sudah lebih banyak digerakkan. Tanda-tanda itu sering pula disertai rasa kaku pada permulaan gerak, terlebih lagi waktu bangun tidur. Begitu juga setelah duduk agak lama.
Proses seperti itu khas pada persendian yang sudah mulai mengalami kerusakan atau proses degeneratif pada unsur-unsur tulang rawan persendian. Bila ditambah kesemutan pada daerah kulit tertentu, berarti telah mengenai berkas saraf pada anggota gerak yang bersangkutan.
Bila sudah terjadi peradangan pada sendi (dengan manifestasi merah, panas, dan sakit) oleh kuman, proses autoimun dalam tubuh, penggunaan sendi yang berlebihan, disebut rematik arthritis.

Kurang Tidur

Penyakit rematik sebenarnya lebih dan 100 macam jenisnya dan bermacam juga penyebabnya. Tetapi dilihat dan lokasi proses patologisnya, terbagi menjadi dua kelompok besar yakni rematik ekstra artikuler dan rematik artikuler. Rematik ekstra artikuler terjadi di luar sendi dan paling banyak ditemukan pada 50 % penderita.
Contohnya fibromialgia atau lebih dikenal dengan chronic fatique syndrome. Gejalanya nyeri pada otot yang diduga ada hubungannya dengan depresi.
Hasil penelitian mengatakan, kurang tidur menyebabkan terjadinya tumpukan asam laktat karena hormon somatomedin C (yang digunakan untuk metabolisme asam laktat) yang 80% dibentuk selama kita tidur nyenyak tidak terbentuk. Akibatnya badan terasa pegal, ngilu, dan lain sebagainya. Kalau hari-hari berikutnya bisa tidur nyenyak, gej ala akan hilang. Sebaliknya, kalau terus menerus kurang tidur, terjadilah nyeri pada otot yang berkepanjangan. Di situlah timbul gej ala fibromialgia.
Rematik ekstra artikuler bisa juga disebabkan oleh beban kerja sendi tertentu yang berlebihan (overused), tidak peduli pada usia berapa pun. Misalnya pada para atlet angkat besi, pesenam, atau pemain tennis. Akibatnya, terjadilah peradangan yang terasa amat nyeri pada jaringan otot siku lengan, pada jari-jari tangan, atau jaringan otot bagian lain. Kalau tidak cepat ditanggulangi cenderung menjadi rematik brakhialgia (rematik pada lengan, leher, dan belikat).
Tendinitis terjadi bila ada peradangan pada sarung urat. Mungkin pergelangan kaki anda pernah bengkak dan sakit tanpa menunjukkan peradangan terutama di sekitar mata kaki. Yang terjadi sebenamya, meradangnya jaringan pengikat persendian, bukan karena kuman melainkan karena unsur mekanik. Misalnya terlampau banyak berjalan, turun naik tangga, sering jongkok berdiri, terkilir, dan ini sering dialami kaum wanita setengah baya yang agak gemuk.

Akibat Degenerasi

Kalau rematik ekstra artikuler tergolong ringan dan pengobatannya mudah, tidak demikian dengan rematik artikuler. Jenis rematik ini yang banyak menyerang penduduk Indonesia adalah Osteoartritis atau rematik akibat pengapuran dan arthritis gout yang diduga karena proses penuaan. 90 % penderitanya berusia diatas 50 tahun.
Pengapuran menyebabkan rawan sendi menjadi tipis sehingga timbul tulang muda sebagai akibat dan reaksi kompensasi untuk menggantikan tulang yang hilang. Inilah penyebab rasa nyeri pada bagian yang terserang pengapuran. Osteoartritis terbanyak menyerang sendi lutut, pinggul, dan pinggang bawah. Pada lutut kadang kala menyebabkan kaki berubah bentuk 0, sehingga penderita pincang. Rasa nyeri pada penderita osteoartnitis tidak terus menerus dan pencetusnya diantaranya adalah berjalan jauh, loncat, atau lari.
Osteoartnitis ada kalanya menyerang jari tangan dan menimbulkan benjolan walaupun tidak sampai mengganggu fungsinya. Bisa pula menyerang pangkal ibu jari akibat sering memakai sepatu sempit yang menyebabkan tulang di bawah ibu jari menonjol keluar
Selain sendi-sendi penopang berat badan, ada pula yang mengenai sendi tulang leher dan pinggang. Rematik ini dinamakan spondilisis atau osteoartnitis tulang belakang. Penekanan syaraf di sekitar leher dan pinggang menyebabkan rasa sakit dan kaku. Adakalanya ditambah kesemutan dan rasa tertarik yang menjalar ke bawah sepanjang belakang tungkai, kalau sampai mengenai tulang pangkal paha, akan terasa nyeri pada paha bagian dalam sampai ke bagian pantat. Akibatnya panggul susah digerakkan dan penderita sulit berjalan.

Apabila ruas tulang leher kedua atau ketiga yang terkena, nyeri terasa di kepala bagian belakang, dan apabila tulang leher bagian bawah yang terkena, nyeri bisa meluas sampai kedua bahu.
Nyeri saraf yang disebabkan rematik tulang leher bagian bawah dan menjalar sepanjang lengan dinamakan neuralgia brakhialis. Sedang yang dirasakan sepanjang tungkai akibat radang sendi tulang tungging dinamakan askhialgia atau siatika.
Tidak jarang keduanya diyatakan sebagai “saraf terjepit”. Tindakan yang dilakukan oleh ahli fisioterapi adalah traksi leher, yakni penarikan leher atau traksi pinggang.
Rematik artikuler yang menyerang tulang belakang karena faktor keturunan disebut ankylosing spondilitis atau dikenal dengan istilah Bechterew, penyakit ini disebabkan oleh gen dalam darah penderita yang disebut HLA-B 27. Namun penyakit ini jarang ditemukan pada rata-rata penduduk.

Kristal Pada Persendian.

Pada arthritis gout atau pirai yang disebabkan oleh kelebihan kadar asam urat ( maksimal 7 mg% dalam tubuh, gejalanya agak lain. Penderita secara tiba-tiba merasa sakit hebat khususnya ibu jari kaki. Begitu hebat sakitnya sampai sering kali penderita tidak bisa berjalan. Serangan nyeri yang pada umumnya timbul tengah malam atau menjelang pagi ini, bisajuga pada pergelangan kaki, lutut, jari tangan serta sendi lain.
Asam urat adalah zat metabolisme terakhir berupa protein. Kelebihan asam urat dalam tubuh bisa menyebabkan pengendapan kristal urat pada janngan. Kalau tertimbun di daerah persendian maka timbullah benjolan di sekitar sendi yang terasa nyeri. Selain path sendi, pengkristalan juga bisa path janngan dalam ginjal yang mengakibatkan kencing batu. Tekanan darah tinggi juga senng meyertai keadaan asam urat tinggi ini. Diduga faktor lingkungan dan genetic ikut berperan pada penyakit ini. Pencetus utama serangan akut gout arthritis adalah perubahan kadar asam urat darah yang tiba-tiba, misalnya pada penderita yang sehabis makanan yang berkadar asam urat tinggi.
Rematik artikuler yang terberat dan paling sulit diobati adalah rematoid arthritis (RA). Penyebab utamanya diduga faktor auto imun atau reaksi kekebalan karena proses dalam tubuh sendiri. RA senng menyerang sendi-sendi jari kaki dan tangan, pergelangan kaki dan tangan, lutut, pinggul, dan bahu.
Yang menonjol pada RA ialah terjadinya peradangan pada jaringan di sekitar sendi atau dinamakan synovium. Karena prosesnya dimulai dan synovium, gej ala yang khas adalah bengkak serta nyeri. Seringkali pasien sangat menderita karena rasa nyeri berkepanjangan. Pada stadium lanjut penderita sulit berjalan kalau terserang terserang pada sendi lutut atau pinggul. Sendi-sendi pun seringkali berubah menjadi bengkok. Untung RA tidak banyak menyerang penduduk Indonesia.
Penyakit rematik ada pula yang disebabkan oleh infeksi virus, gejalanya demam beberapa han kemudian terasa nyeri path persendian tulang, otot disertai bercak-bercak merah pada kulit mirip demam berdarah.


Olah Raga dan Sikap Mental

Olah raga secara rutin bisa mencegah timbulnya penyakit rematik berenang dan bersepeda merupakan olah raga yang terbaik, karena semua sendi digerakkan secara teratur.
Senam aerobik asal teratur dan tidak terlalu membebani anggota badan yang mulai terasa ada gejala, boleh saja dilakukan tennis, badminton atau atletik, hendaknya tidak terlalu dipaksakan sebab bisa menyebabkan rematik ekstra artikuler. Seseorang yang berbakat asam urat tinggi sebaiknya mengurangi makanan seperti taoge, bayam, jeroan, daging kambing, ikan sarden, dsb, yang mengandung kadar asam urat tinggi.
Jika anda berusia diatas setengah abad, jangan terlalu membebani anggota badan. Penderita osteoartritis yang berbadan gemuk, perlu menurunkan berat badan agar lutut tidak terlalu berat. Sikap berdiri dan duduk yang benar sejak muda perlu diperhatikan, terutama sikap keadaan sewaktu melakukan pekerjaan sehari-hari. Misalnya sewaktu mengangkat benda berat, jangan membebani seluruh punggung. Sikap duduk yang sering melengkungkan tulang belakang secara berlebihan juga perlu dihindari. Begitu juga sikap mental yang salah, misalnya mudah tersinggung, pemarah, emosional, loyo, mudah cemas. Sifat kepribadian seperti itu ikut menegangkan otot yang pada akhirnya bisa memicu munculnya penyakit ini.

Jangan Mendiagnosis Sendiri

Pengobatan penyakit rematik selalu diteliti penyebabnya terlebih dahulu. Biasanya melalui pemeriksaan darah, neurology, radiology selain wawancara tentang sejarah penyakitnya. Jangan tergesa-gesa memberikan obat. Kalau masih bisa dibantu dengan fisioterapi atau latihan-latihan lain tentu lebih baik. Sebab sebenarnya tidak ada obat yang bisa menyembuhkan rematik secara total. Yang ada hanya menghilangkan rasa sakit dan menyembuhkan peradangan. Pada penderita yang disebabkan oleh kadar asam urat tinggi, diet makanan sangan dianjurkan di samping obat penurun asam urat.
Obat rematik terbaik, bilamana obat itu cocok untuk individu penderita. Sebab reaksi tubuh masing-masing orang berlainan. Pasien yang satu tidak tahan karena pedih lambungnya, sementara yang lain jantungnya berdebar debar dsb. Pemberian obat hams dengan pengawasan yang ketat supaya tidak timbul efek samping yang berbahaya, seperti sesak nafas, perdarahan lambung, sakit kepala, dan gangguan fungsi ginjal.
Jadi, bila suatu han otot atau sendi anth terasa nyeri, jangan cepat mendiagnosa sendiri ini pasti rematik, asam urat, dan sebagainya. Untuk sementara istirahatlah yang
cukup dan kompres panas atau dingin di daerah yang sakit. Jangan melakukan olah raga atau berlatih yang tidak sesuai kondisi kita. Fisioterapi yang dilakukan sesuai petunjuk dokter kalau malah menambah rasa sakit, hendaknya jangan diteruskan dan laporkan kepada dokter tersebut.
Meski sekarang semakin terkenal pengobatan dengan akupuntur, pada prinsipnya hanya dapat menghilangkan rasa nyeri. Obat gosok yang panas dan merendam dengan air panas ada faedahnya untuk melemaskan otot dan mengurangi rasa sakit. Kalau mau mencoba obat tradisional sebaiknya konsultasikan dengan dokter, sebab salah salah malah menimbulkan efek samping yang membahayakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar