Tampilkan postingan dengan label Penyakit dan Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit dan Islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 September 2013

LARANGAN BERSETUBUH SAAT ISTRI MENSTRUASI

LARANGAN BERSETUBUH SAAT ISTRI MENSTRUASI

Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari organ reproduksi wanita yang rutin terjadi satu atau dua kali dalam sebulan, yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi. Semua wanita normal pasti mengalami menstruasi. Waktu atau lamanya darah tersebut mengalir keluar rata-rata antara 5 hingga 8 hari, namun jika terjadi durasi waktu 3 hingga 10 hari pun ini masih normal. Jarak menstruasi pada bulan A ke menstruasi bulan B (dan seterusnya) normalnya berkisar antara 28 hari atau 40 hari. Pada saat menstruasi sering menimbulkan rasa sakit atau disebut dismenore, hal ini akibat dari kontraksi otot perut ketika mengeluarkan darah dari dalam rahim, sama halnya dengan kontraksi otot pada bagian tubuh yang lain, otot rahim yang bekerja sangat intens ini pun akan mengalami kram (ketegangan), dan kondisi ini menyebabkan nyeri. Mengingat kondisi seperti ini, kebersihan saat menstruasi harus dijaga.
Rasa sakit saat menstruasi seperti ini biasanya butuh diatasi dengan kompres air hangat, digosok minyak aroma terapi, minum minuman hangat, relaksasi semacam peregangan otot ringan, sampai minum obat-obatan anti nyeri. Memahami kondisi wanita seperti ini, apakah nyaman berhubungan saat  menstruasi?

Seperti dilansir seorang pakar seks dan terapis dari Feinberg School of Medicine, Northwestern University, Chicago, Laura Berman, Ph.D. mengatakan, melakukan hubungan suami istri saat wanita sedang mengalami masa menstruasinya adalah sangat berbahaya bagi kedua belah pihak, terutama bagi pihak wanita. Diantara semua kemungkinan berbahaya tersebut antara lain:
1.     Resiko terjadinya infeksi. Karena terjadinya inovulasi (telur yang tidak terbuahi), maka dinding rahim mengalami peluruhan dalam wujud darah yang mengalir (menstruasi). Saat peluruhan inilah terjadi kontraksi yang muncul sebagai nyeri yang dirasakan wanita. Darah ini bisa menjadi media penularan bakteri jika terjadi intercourse, yang bisa menyebabkan infeksi pada saluran kencing, sperma, dan prostat pada pria.
2.    Resiko munculnya PMS (penyakit menular seksual) bagi kedua belah pihak. Mengapa kebersihan saat menstruasi menjadi sangat penting, ya karena saat wanita menstruasi leher rahim terbuka, sehingga berbagai kotoran maupun bakteri bisa masuk lebih leluasa hingga ke dalam rongga pinggul. Bakteri dari luar bisa lebih leluasa masuk jika terjadi intercourse, dan bisa menciptakan penyakit menular untuk kedua belah pihak, seperti infeksi HIV AIDS, hepatitis, dll
Resiko Endometriosis. Endometriosis mengacu pada pertumbuhan sel-sel di luar endometrium (dinding rahim) atau di tempat lain.  Saat melakukan hubungan suami istri, sang perempuan akan mengalami orgasme, bila sang perempuan dalam keadaan menstruasi pada saat itu akan terjadi regurgitasi atau aliran balik darah haid dari dalam rahim ke saluran indung telur dan masuk ke dinding perut. Ini akan menyebabkan tumbuhnya jaringan dinding rahim di luar rahim, yaitu di rongga perut, seperti di ovarium, tuba falopii, jaringan yang menunjang uterus, daerah di antara vagina dan rectum, dan bisa juga di kandung kemih. Dalam tingkat lanjut pertumbuhan jaringan tersebut akan memicu rasa nyeri saat haid, atau biasa disebut dengan dismenore, nyeri saat hubungan seks, dan berkurangnya kesuburan. Ini sangat berbahaya. Tak hanya itu, risiko infeksi juga semakin meningkat baik pada pria maupun wanita. Tingkat keasaman dan kemampuan lendir vagina untuk melawan bakteri saat berhubungan seks akan mengalami penurunan, sehingga berpotensi mengembangkan bakteri dan kuman yang membahayakan kesehatan.
3.    Resiko Mati mendadak. Ini bisa terjadi karena intercourse. Gerakan penis pada saat berhubungan seks di masa haid juga bisa menjadi pemicu terjadinya gelembung udara ke pembuluh darah yang terbuka. Para ahli medis mengkhawatirkan, jika emboli atau gelembung udara tersebut masuk ke dalam pembuluh darah maka akan mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah dan bisa menyebabkan “sudden death” atau mati mendadak.


Beberapa risiko di atas merupakan uraian penjelasan dalam sudut pandang kesehatan dan medis. Namun 1500 tahun silam, Islam sudah memberitahu hal tersebut melalui Al Qur'an dalam surat Al Baqarah ayat 222.

Dalam ayat tersebut dijelaskan: “Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: “Haid itu adalah kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka (berhubungan suami istri_red), sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.(QS. Al-Baqarah: 222).
Menurut Imam Nawawi dalam Al Majmu’ 2:343, kata Mahidh dalam ayat diatas bisa bermakna darah haid, ada pula yang mengatakan waktu haid dan ada pula yang mengatakan itu adalah tempat keluarnya darah haid, yakni kemaluan. Sedangkan menurut ulama syafi’iyah, yang dimaksud mahidh adalah darah haid.





Jima’ adalah berhubungan intim pada kemaluan. Disebutkan oleh Imam Nawawi ra. dalam Al Majmu’ 2:359, beliau berkata, “Kaum muslimin sepakat akan haramnya menyetubuhi wanita haid berdasarkan ayat Al Qur’an dan hadits-hadits yang shahih.” Sedangkan Ibnu Taimiyah ra. dalam Majmu’ Al Fatawa, 21: 624 juga berkata, “Menyetubuhi wanita nifas adalah sebagaimana wanita haid yaitu haram berdasarkan kesepakatan para ulama.”

Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda:
“Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haid atau menyetubuhi wanita di duburnya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam".
( HR.Tirmidzi no.135, Ibnu Majah no.639 )

Dalam Al Majmu’ 2:359, Al Muhamili menyebutkan bahwa Imam Asy Syafi’i ra. berkata, “Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haid, maka ia telah terjerumus dalam dosa besar.”

Hubungan kelamin yang diperbolehkan dengan dengan wanita haid adalah bercumbu selama tidak melakukan jima’ (senggama) di kemaluan. Dalam sebuah hadits riwayat Muslim no. 302 disebutkan perkataan Rasulullah, yang artinya, “Lakukanlah segala sesuatu (terhadap wanita haid) selain jima’ (di kemaluan).”

Dalam riwayat yang lain, disebutkan oleh ‘Aisyah ra :
"Bahwa di antara istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ada yang mengalami haid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin bercumbu dengannya. Lantas beliau memerintahkannya untuk memakai sarung agar menutupi tempat memancarnya darah haid, kemudian beliau tetap mencumbunya (di atas sarung). Aisyah berkata, “Adakah di antara kalian yang bisa menahan hasratnya (untuk berjima’) sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menahannya?"
( HR. Bukhari no. 302 dan Muslim no. 293 )

Ini artinya mencumbui wanita yang sedang haid selain di kemaluan dan tidak termasuk di tempat yang dilarang ALLAH serta berlebihan adalah diperbolehkan. Namun dalam hadits ini juga disebutkan bahwa kemungkinan besar orang tidak akan bisa menahan hasrat, sehingga lebih baik jika tidak dilakukan sama sekali.

Selasa, 17 Juli 2012

PENYAKIT MAAG


PENYAKIT MAAG

Istilah "Penyakit Maaq" bukan hal baru dan asing di kalangan masyarakat. penyakit yang menimbulkan rasa perih kembung, mual dan muntah ini sering di dapati dalam usia remaja, dewasa maupun manula. bahkan penjelasan penyakit ini banyak kita jumpai di media massa maupun elektronik yang mempromosikan salah satu produk obat untuk penyakit yang satu ini.
                penyakit maag atau dalam istilah kedokteran di kenal kedalam gastritis, adalah penyakit yang menyerang lambung yang dapat bersifat akut maupun kronis. pada gastritis di dapatkan inflamasi (radang). pada mutosa lambung (lapisan dalam lambung), yang pada akhirnya dapat membentuk luka pada lambung bila tidak mendapatkan pengobatan dan perawatan yang maksimal.
                biasanya kerusakan mutosa lambung hanya mengenai lapisan atas (superfesial), oleh karena itu jarang menimbulkan komplikasi yang serius misalnya; pendarahan. namun terkadang kerusakan mutosa ini dapat menembus kedalam mukosa sampai mengenai pembuluh darah besar sehingga menimbulkan pendarahan saluran cerna.
                penyakit pada umumnya lebih sering di sebabkan peningkatan asam lambung, akan tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh hal lain seperti infeksi,virus atau bakteri, konsumsi alcohol, konsumsi obat-obatan (aspirin, ANVS), ataupun gangguan mikrosirkalasi mutosa lambung yang disebabkan trauma luka bakar ataupun tidak stabilnya pikiran seseorang (stress). penyebab lain bisa di karenakan pola dan jadwal makan yang tidak teratur.
                ketidaknyamanan yang dirasakan oleh seseorang yang menderita penyakit ini adalah rasa perih pada lambung, mual atau kadang di sertai muntah, kembung, nyeri uluhati, dan pada tahap yang lebih serius dapat timbul rasa panas di dada (Heanbum) di karenakan terjadinya kerusakan macosa pada saluran pencernaan atau (oesefagus).
sebagai akibat dari paparan isi lambung/asam lambung yang mengalir balik kedalam esophagus, nafsu makan menurun, lemas sampai timbulnya pendarahan pada saluran cerna berupa muntah darah ataupun buang air besar berupa darah (Hematokezia) di karenakan adanya pendarahan saluran cerna.
                pada dasarnya, penyakit maag ini sudah ada pada jaman Rasulullah  saw 14 abad yang lalu, sejak saat itu sudah di peringatkan oleh dinul Islam melalui firman allah swt   dalam al qur'an dan Hadis Rasulullah        saw;
"lambung manusia itu tempatnya segala penyakit, sedangkan pencegahan itu pokok dari segala pengobatan. " (HR. Ad-Dailami).
                disebutkan dari hadis tersebut al Maidah (lambung) merupakan salah satu organ pencernaan manusia yang menjadi tempat penyakit. akan tetapi maksud yang lebih dalam lagi, Rasulullah      saw memperingatkan kepada manusia untuk tidak mengabaikan kesehatan lambung. dikarenakan tanpa pemeliharaan, bukan lambung saja yang menjadi tempat penyakit, tetapi organ-organ yang lainyapun  juga dapat menjadi sarang penyakit.
                dan bagaimanapun allah swt    telah menciptakan organ-organ tubuh manusia dalam kondisi yang sangat sempurna dan setiap organ akan menjalankan fungsinya secara otomatis, teratur dan tanpa ada perintah. serta dilengkapi dengan alat pengaman. sehingga terlindungi dari virus dan bakteri yang akan masuk kedalam tubuh.
                "Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia itu dalam bentuk yang sebaik-baiknya" (QS. At-Tin : 4).
                factor-faktor sebagai penyebab sakitnya lambung serta organ pencernaan lain.
-          karena kesibukan aktifitas sehari-hari terkadang manusia kurang memperhatikan kondisi perutnya, misalnya makan tidak teratur, jadwal makan yang tidak teratur atau makan dengan cara tergesa-gesa. yang menyebabkan tidak lumatnya makanan yang masuk kelambung. padahal pada saat makanan di dalam mulut dan dikunyah sampai lumat hingga bercampur dengan air ludah bermanfaat agar makanan mudah hancur dan bibit penyakit dapat terbunuh.
        kebiasaan manusia yang mengisi perut kosong atau menahan lapar dengan secangkir kopi atau teh hal ini akan memicu terjadinya keluhan peri pada perut, lapar tapi tidak nafsu makan, atau perut kembung. diakibatkan mulai ada masalah pada lapisan lambung.
-          Gaya hidup masa kini kebanyakan orang ingin Sesuatu yang serba paling enak dan cepat (instant) terutama dalam hal makanan dan minuman, dengan alasan kesibukan tetapi dengan mendapatkan makanan enak tanpa menunggu lama. di kota-kota besar Surabaya misalnya banyak kita jumpai restoran fastfood yang menyediakan makanan enak dengan proses yang serba instant. tapi apakah itu sehat?. jika kita konsumsi sewajarnya dan tidak berlebihan insya allah tidak akan jadi masalah pada kesehatan tubuh kita. tetapi sebaliknya, banyak diantara manusia tidak mampu mengendalikan diri sehingga makanan dan minuman tersebut di jadikan menu rutin setiap hari. Perlu di ketahui di balik makanan dan minuman yang enak dan lezat degan proses yang serba instant banyak terdapat zat-zat yang kurang baik bagi kesehatan tubuh.
-          teliti dan cermat dalam memilih dan membeli makanan atau minuman yang di kemas. tentunya lebih teliti dalam melihat batas kadarluarsanya. perhatikan tanggal mulai pembuatan dan tanggal berakhirnya masa penjualan.
-          kebersihan maknan dan minuman harus di perhatikan. mulai dari proses pembuatan (memasak), penyimpanan ataupun saat penyajian waktu makan. suatu contoh, menyajikan minuman sebaiknya tempat minum di beri tutup agar kemasukan lalat atau binatang. Rasulullah      saw memberi petunjuk untuk menghindari bahaya yang di timbulkan oleh lalat bagi kesehatan. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, Rasulullah      saw bersabda;
       "jika ada seekor lalat jatuh kedalam tempat minuman yang akan kamu minum, maka celupkanlah keseluruhan tubuh lalat tersebut kedalam minumanmu tadi kemudian angkatlah (buaglah) lalat tersebut. karena sesungguhnya pada salah satu sayapnya mengandung obat dan pada sayap yang lainya mengandung penyakit."
-    hindari minuman keras (khamr) baik yang memabukkan maupun yang tidak memabukkan walaupun dengan alasan sebagai obat atau yang lainya karena ini di larang oleh ajaran Islam. khamr menghilangkan kestabilan mental dan merusak organ-organ tubuh manusia terutama liver. Rasulullah      saw mengingatkan,
" Di tanya tentang khamr untuk di buat obat maka Rasulullah      saw bersabda; "Itu adalah penyakit dan bukan obat (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi).
"Sesungguhnya allah menurunkan obat dan penyakit dan menjadikan bagi setiap penyakit obatnya, maka berobatlah kamu sekalian tapi jangan berobat dengan yang haram."(HR. Abu Dawud)
Di dalam ajaran Islam, khamr haram hukumnya dan sangat merugikan bagi manusia.
"Hai orang-orang yang beriman sesungguhnya (meminum khmar), berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan." (QS. Al Maidah ; 90).
-  Berdasarkan penelitian dunia kedokteran. mulut, gigi dan tangan yang kotor merupaknan sasaran empuk bagi bakteri atau kuman penyakit lainya sehingga bisa berkembang subur di sana. hal ini mengakibatkan kerusakan gigi dan kuman bisa tertelan kesaluran pencernaan. Rasulullah      saw bersabda;
"Bersiwaklah kamu sekalian sebab bersiwak itu adalah membersihkan mulut dan membuat Allah menjadi rela. setiap malaikat jibril datang kepadaku, ia selalu berpesan untuk bersiwak (HR. Ibnu Majah)
"Barang siapa yang tidur, sementara tanganya masih berbau busuk kemudian terkena bahaya maka janganlah menyalahkan orang lain, kecuali dirinya sendiri"
-          Penyakit lambung dan organ-organ lainya dapat timbul atau di perberat dengan terganggunya stabilitas psikologi orang tersebut, seperti tekanan kejiwaan (stress) atau saratnya beban pikiran. di dalam terminologi kedokteran di sebut psikosomatis.
-          kebiasaan minum obat sembarangan, tanpa petunjuk dokter atau orang yang mengerti, minum obat yang melebihi aturan, pakai atau membeli ulang resep dokter tanpa sepengetahuan dokter sangat berpengaruh timbulnya keluhan pada lambung. karena sedikit banyak obat-obatan mempunyai efek samping yang merugikan tubuh kita. Allah swt   menyatakan manusia tentang hal ini.
      "…..Katakanlah : "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?..." (QS. Az Zumar : 9)
Fatwa al Imam Syamsudin bin Abi Bakar Bin Ayub Az Zar'iya'a ad-Damasqi dalam bukunya yang berjudul Ath Thibun Nabawi halaman 11. Beliau menyatakan:
 Nabi Ibrahim khalilullah bertanya kepada Allah swt  ; Ya Allah dari mana penyakit itu?Allah menjawab; dari Ku. lalu Nabi Ibrahim bertanya; Ya Allah dari mana datangnya obat untuk penyakit itu? Allah menjawab; Dari Ku. Lalu Nabi Ibrahim bertanya pula; Kalau begitu apakah fungsinya dokter itu?Allah menjawa; Ia seorang yang karena takdirku aku beri dia ilmu untuk menjadi seorang dokter dan daripadanyalah ia dapat mengobati orang-orang yang sakit dengan izinku..